Doctors and Quality Healthcare in Malaysia

Reportase Hari Kedua

Post Graduate Forum on Health System & Policy

Student Stage:

Malaysia

 

Dr Aidalina Mahmud membawakan materi “Quality of Services in Specialistic Services (Malaysia):  Representative of Malaysian Student” pada hari ke – 2 pelaksanaan  Post Graduate Forum on Health System & Policy di Ruang Auditorium Bambang Soetarso FK-KMK Universitas Gadjah Mada 19 – 20 Juli 2019. Mrs. Aida membuka sesi presentasinya dengan memberikan latar belakang singkat mengenai bagaimana sistem pelayanan kesehatan yang berjalan di Malaysia, dimana pada garis besarnya terbagi menjadi sektor publik dan  privat. Pada sektor kesehatan publik, pemerintah Malaysia juga melakukan pengembangan salah satunya h peningkatan akses ke perawatan medis spesialis melalui konsep rumah sakit kluster (kolaborasi antara rumah sakit spesialis dan rumah sakit non spesialis)

Pemberian layanan kesehatan yang efektif terkadang datang dengan biaya dalam bentuk tantangan yang dihadapi oleh dokter di berbagai tingkat keahlian. Ada tiga tantangan utama, dimana tantangan pertama adalah fenomena untuk menguras tenaga dokter spesialis dari sektor publik ke sektor kesehatan swasta dimana pada 2017 sekitar 60% dari dokter berada di sektor publik tetapi 60% dari spesialis berada di layanan kesehatan swasta. Alasan utama untuk meninggalkan layanan publik adalah upah rendah, beban kerja yang berat, peluang promosi yang buruk atau untuk melanjutkan studi dan komitmen keluarga. Kemudian tantangan kedua adalah meningkatnya prevalensi penyakit menular yang ada bersama dengan penyakit tidak menular, yang menimbulkan permintaan tambahan untuk intervensi spesialis. Tantangan ketiga adalah tingginya harapan masyarakat terhadap kualitas layanan kesehatan publik, dimana saat ini publik sangat mengharapkan adanya “uberisasi” layanan kesehatan: warga negara masa depan akan dapat memesan panggilan rumah dari dokter, cara mereka naik mobil. Tantangan lain termasuk sumber daya yang terbatas dan distribusi yang salah dari fasilitas spesialis.

Sebagai kesimpulan dan rekomendasi, Dr. Aidalina mengatakan bahwa kebutuhan hidup dari dokter spesialis harus ditangani ke tingkat yang terbaik sehingga mereka dapat memberikan layanan berkualitas terbaik. Di sisi lain, pasien juga harus mempertimbangkan harapan mereka terhadap layanan spesialis dengan mempertimbangkan keterbatasan sumber daya saat ini.

aidalina-1

Aida mempresentasikan “Kualitas Layanan dalam Layanan Spesialisasi (Malaysia): Perwakilan Mahasiswa Malaysia” pada hari ke-2 Forum Pascasarjana ke-13 ke-13 tentang Sistem & Kebijakan Kesehatan pada 20 Juli 2019 di Yogyakarta

Reporter:

dr Andika Satya Putra

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.